“Novel ini mendeskripsikan dunia pesantren dan orang-orang pesantren dengan apik. Khazanah dan nilai-nilai adiluhung pesantren pun disampaikan dalam bahasa sastra yang indah.”rn—Prof. Dr. Masykuri Abdillah, MA., Direktur Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Dengan penalaran yang terbatas dan tanpa mengendahkan hakikat penciptaannya, manusia itu cenderung membangun 'syurga' bagi dirinya; dunia didefinisikannya sebagai segala yang indah dan menyenangkan. Namun yang ia dapat hanyala 'penjara' yang memenjarakan.rnrnTerilham dari sebuah kisah nyata kelahiran ke-2 kalinya seorang anak manusia, Muhammad Husain Ya'qub berusaha menyusun buku ini sebaik dan…